SURAT UNTUK SEMESTA
Salam hangat untuk semesta Apa kabar mu di penghujung masa? Aku sebagai hamba agak risau adanya Bagaimana dengan kamu; apakah juga tidak berbeda? Akhir-akhir ini kamu sering mengelinjang Banyak bangunan yang sempoyongan Kubus-kubus kota berantakan Jiwaku ikut terguncang Aku ingin memohon dengan perasaan Bisakah untuk tidak dulu bernapas kencang Tanaman-tanaman rimbun menghijau agar tak tumbang Apalagi bentang sawah ikut kegetiran Aku juga penuh harap sekujur nadir Jangan dulu air mata mu mengalir Hingga paku bumi ikut ke hilir Ataukah ini sudah takdir? Sekian dulu semesta Maafkan kami yang sangat malu menyebut diri hamba Saban saat berbuat nista Saling sikut sesama saudara Apalagi kalau menyangkut harta, nyawa tak berharga Di pojok saung aku meminta Ayat-ayat pendek berupa doa Kami ingin berdamai dengan mu semesta Kiranya wabah engkau telan hingga sirna Dari aku salam cinta #PanteuTeumuleh


Comments
Post a Comment