Wajah Semesta
Secara asa menatap iba Lesung pipi merona oleh senja Telah tiba masa yang seyogyanya Proses alam hingga akhir tahta Aku, kamu, semua kita Tidak luput meski berharta Bukan alasan dengan elok rupa Pun juga pangkat menjulang angkasa Saat tiba jatah kesana Tinggalkan semua yang tercinta Hanya tiga yang antar kita Namun tetap satu pendamping selamanya Renungkan wajah semesta Kita ini hanya tanah tak berharga #PanteuTeumuleh, 21.03.23