Posts

Showing posts from February 19, 2023

Eumhhh Emilie

Lemah geta ini diduduki Maha Raja  Permaisuri tak pulang menganyam di sukma  Senja pun ikut memerah saga  Seolah riak cemburu hempaskan dermaga  Sungging mu labilkan pikir ku  Meski jauh di ujung talas setia menunggu  Memupuk rasa menyemai asa  Kiranya nadiku berdetak satu dua  Kini, esok, dan nanti  Cerita kita silih berganti  Lembaran baru tercatat dengan diksi  Sukma ini berharap bukan ilusi  Dalam rangkul kasih pujaan hati  #PanteuTeumuleh, 24.02.23

23

Dua tiga yang aku rasa Seiring angka indah tertata  Buku rindu tertulis nama  Tinta emas sajak asmara  Melangit doa saban senja  Pasrahkan raga pada pencipta  Kidung rindu melambai pesona  Kiranya bisik hati bukan lah goda  Dua tiga penutup rasa  Indah tertata di antara dua  Hati yang jauh melenguh asa  Agar bersua tuk saling menyapa  #PanteuTeumuleh, 23.02.23

Ibunda

Pantaskah? Seuntai kata aku sematkan untuk bunda  Sebut hari ibu sebagai tanda cinta  Sementara kulit mu melepuh disinari cuaca  Pantaskah? Selamat hari ibu aku jadikan cerita  Memperlihatkan ke dunia seolah ada cinta  Sementara engkau entah di mana  Pantaskah? Cuma hari ini saja  Engkau besarkan aku dalam sejuta duka  Sementara ucapan ini hanya untuk media  Pantaskah? Rangkul aku dalam sujud mu bunda  Maafkan anakmu dengan sejuta iba  Selamatkan aku dari kata durhaka  #PanteuTeumuleh

Di Sana

Pernah bersama di suatu senja  Terbuai dalam ayunan kicau kaka tua Kilo meter nol Indonesia  Pulau sabang merajut sepatah kata  Waktu berlalu  Ombak menggulung senyapkan syahdu  Kenangan indah tinggal di kalbu  Di balik tirai hati merintih pilu  Ukiran stingray batok kerambi  Tersemat syahdu di tanda hati  Sulit terlupa kisah senja hari  Tersimpan indah hingga kini dan nanti  Meski raga kita pun telah pergi  #PanteuTeumuleh 

Sang Penyabar

Hembuskan sepatah hasrat tuk secarik mawar  Dalam diam menjenguk rindu di air tawar  Tidak berniat jodohkan petir bergelegar  Ingin rasa ini tidak berlama hambar  Walau tenggelam di muara dasar  Dalam senyum saban hari engkau umbar  Penantian ini berlangsung hingga ujung tikar  Harap aku tetap memuncak di gunung sabar  Seiring waktu kian memutar  Pada sang khalik berupaya tuk ikhtiar  Puncak kebersamaan akan mengakar  Satu bahtera kita bersama berlayar  Seiring sang surya memancar  #PanteuTeumuleh

Alunan Kasih

Sukma ku adalah buluh perindu Tergagas pada bait merindu  Melerai resah yang kusebut semu  Di antara Alunan kasih merayu  Waktu larut menjamu  Bulir bening penutur haru  Pada rembulan coba mengadu  Kekasih hati pengukir pilu  Sejuk kian mendekap  Rasa rindu punah berharap  Alunan kasih yang aku ratap  Menghilang; selamanya entah sesaat  #PanteuTeumuleh

Sepilu Jiwa

Saat gelora mencakar hawa senja Memantik ribuan rasa 'tuk dekap janji kita Semilir lara menggunung seketika Pada siapa bertanya aku pinta? Labirin mengekor entah kemana Candu dupa kusebut dalam senina Ada rasa sepilu jiwa Kutengadah bermunajad pada Nya Tabir ini hadir untuk menggoda Meski sabar telah kurintih selaksa Kerikil jenuh melampaui niat di dada Adakah peluang meski sekecil zarrah untuk hamba? #PanteuTeumuleh

Yang Tersakiti

Mengapa aku yang harus pergi  Berganti waktu mengalah untuk tau diri  Meski sering madu aku suguh di pagi hari  Dengan harap agar tiada konflik di hati  Mengapa aku yang harus pergi  Menjaga perasaan mereka yang wara wiri  Harus sembunykan luka tiada berdarah di hati Padahal salah bukan aku yang mulai  Mengapa aku yang harus pergi  Kemana teduh aku hinggapi  Adukan duka yang tak sanggup lagi  Kiranya ini bukan alasanku untuk harakiri  Mengapa aku yang harus pergi... #PanteuTeumuleh 

Emilie 2

Sepagi ini resah itu menjadi  Bukan karena embun lupa menyirami  Bukan pula ilalang yang enggan mandi  Jiwa ini makin terbinar oleh bisik di hati  Netra itu dapat ku tatap  Seakan lama sudah aku dekap  Walau jarak jadikan perangkap  Bara rindu ini kubiarkan sementara mengendap  Dalam sila aku berikhtiar  Semoga hatimu ikut berlayar  Arungi luas samudera rasa  Hingga ke tepi puncak bahagia  Bermunajad saban waktu menyebut dinda  #PanteuTeumuleh, 21.02.23

Pawana Asmara

Pada senja menjuntai  Embun kasih yang seringai  Labuhkan harap dalam lunglai  Pawana kasih menyeruak tiap buai  Agungkan rasa tahta cinta  Di kalbi kenang sejuta makna  Resah memuncak di bukit karbala  Umpama riak hempaskan buih asmara  Peraduan ini selimut sepi  Bayang kasih sebatas ilusi  Merona rasa terbakar tak terpungkiri  Sebatas catat alasan untuk pergi  Engkau yang ku nanti  #PanteuTeumuleh

Emilie

Belum terlalu waktu melaju Memandang pun seumpama ambigu  Hanya secarik kertas rupai dirimu  Sering kuintip meskipun malu  Dalam nada terselip canda  Senyum bertabur alirkan rasa  Dalam jarak doa kupinta  Kiranya waktu pertemukan netra  Kini sukma menjauh raga  Ingin bersenda dalam kosa  Batin ini ingin mengeja  Apakah dirimu, aku merasa? Semoga mimpi jadikan cerita  #PanteuTeumuleh, 19.02.23

Quote

Orang-orang yang mau belajar, bukan mengeluh sebagai solusi. Tetapi, berikhtiar untuk solusi.  #MKQuote

Bumi Serambi

Salam lestari belahan bumi Anak negeri yang dikagumi Sejahtera mereka dan kami Hasil melimpah untuk dikotomi  Perlahan waktu mulai merambah  Pendatang rebut hasil melimpah  Mulai mineral, emas, rempah  Kekayaan rakyat kian dijajah  Diam seribu bukan alasan  Hilang wibawa para pasukan  Terhimpun rakyat untuk melawan  Para penjajah siap disingkirkan  Semangat rakyat mulai berkobar  Membantai musuh tiada tawar  Bangsa Aceh ini berkoar  Seumpama singa yang lapar  Awal mula pasukan garang  Tiada surut ketika perang  Tidak peduli nyawa melayang  Demi martabat leluhur moyang  Sepenggal kisah tanah sultan  Tersimpan rapi untuk kenangan  Bumi Teuku Umar Pahlawan  Seiring doa kita panjatkan  Sampai disini kisah tersusun  Jika salah dalam melantun  Haturkan maaf sampai di ubun  Maklumi kami yang culun  #PanteuTeumuleh 

Quote

Orang yang rajin, menghabiskan uang untuk belajar. Orang yang malas, diberi uang tapi tidak mau belajar. #MKQuote 

Quote

Belajar itu penting. Bukan untuk pintar, tetapi untuk paham. Paham untuk tidak dibodoh-bodohi.  #MKQuote